Back

Onimusha: Way of the Sword – Pengaturan Terbaik & Benchmark GPU Untuk RTX 5080, 5070, dan Lebih Banyak Lagi

Graphics Cards

Poin-Poin Utama

  • Kartu terbaik secara keseluruhan: RTX 5070 12G — 88,6 FPS secara native pada 1440p dengan preset Ultra, 234,3 FPS dengan DLSS.
  • Kartu terbaik untuk 4K: RTX 5080 16G — mencatat 74,2 FPS native pada preset Ultra dan 242,2 FPS dengan DLSS. Standar entry point ideal untuk native 4K adalah RTX 5070 Ti 16G dengan 64,6 FPS.
  • 1440p adalah sweet spot. Kelima kartu grafis mampu mencapai setidaknya 58,9 FPS secara native pada Ultra dengan ray tracing High, hingga 123,6 FPS pada RTX 5080.
  • VRAM: Kapasitas 8GB masih mencukupi untuk resolusi 1080p dan 1440p. Namun pada resolusi 4K preset Ultra, game mengalokasikan 9,9–10,1 GB, sementara kartu 8GB mencapai maksimal 7,8 GB — menjadikan varian 16GB sebagai pilihan investasi yang jauh lebih aman.
  • Hasil DLSS On mencakup interpolasi frame 4x. Peningkatan framerate berkisar antara +93% hingga +232%, tetapi tiga dari setiap empat frame di layar merupakan frame hasil generasi AI — fitur ini berfokus pada kehalusan visual, bukan performa rendering mentah. Bahkan, skor benchmark internal game justru mengalami penurunan saat fitur ini diaktifkan.
  • DLSS tidak menghemat daya di sini. Power draw justru naik tipis di hampir setiap pengujian; RTX 5080 menarik ekstra 36,4 Watt pada 1080p preset Medium.

Onimusha: Way of the Sword garapan Capcom resmi diluncurkan pada 4 September sebagai entri utama setelah sekian lama vakum, dan langsung berhasil memuncaki chart Top New Releases di Steam pada minggu peluncurannya. Game ini juga mematok batas spesifikasi minimum yang cukup ketat untuk platform PC: mewajibkan Windows 11 sebagai OS minimal, instalasi wajib pada SSD, serta standar RAM minimal 16GB — PC yang masih bertahan di Windows 10 dipastikan tidak akan bisa menjalankannya sama sekali.

Untuk itu, kami menguji lima kartu grafis GeForce RTX 50 Series secara in-house di lab kami — RTX 5080, RTX 5070 Ti, RTX 5070, RTX 5060 Ti, dan RTX 5060 — pada resolusi 1080p, 1440p, dan 4K, dengan kondisi DLSS 4.5 aktif maupun nonaktif, menggunakan dua profil preset grafis, yang mencakup total 60 konfigurasi pengujian tercatat.

Onimusha: Way of the Sword pada 4K, preset Ultra, ray tracing Tinggi, rendering asli — MSI GeForce RTX 5080 16G. Overlay menunjukkan 71 FPS, 295,2 W dan 65°C saat ini, dibandingkan dengan rata-rata 74,2 FPS.
Onimusha: Way of the Sword pada resolusi 4K, preset Ultra, Ray Tracing High, rendering native — MSI GeForce RTX 5080 16G. Overlay monitoring menunjukkan angka 71 FPS, konsumsi daya 295,2 W, dan suhu 65°C secara real-time, dengan perolehan rata-rata pengujian (run average) sebesar 74,2 FPS.

Konfigurasi Pengujian Onimusha: Way of the Sword: Preset Ultra & Medium, Mode DLSS Quality, 4x Frame Interpolation

Setup Hardware

Kelima kartu grafis diuji pada platform pengujian MSI yang identik, sehingga satu-satunya variabel pembeda antar-hasil pengujian adalah unit GPU itu sendiri.

  • Motherboard: MSI MPG X870E CARBON WIFI
  • CPU: AMD Ryzen 7 9800X3D
  • CPU Cooler: MSI MEG CORELIQUID S360
  • Memory: TOUGHRAM XG RGB D5 DDR5 6600MT/s 32GB (16GB × 2)
  • Storage: MSI SPATIUM M570 PRO PCIe 5.0 NVMe M.2 FROZR
  • Power Supply: MSI MEG Ai1300P PCIE5
  • Graphics cards: MSI GeForce RTX 5080 16G, RTX 5070 Ti 16G, RTX 5070 12G, RTX 5060 Ti 16G, RTX 5060 8G
  • GPU driver: NVIDIA 610.88

Pengaturan In-Game

Kami menguji dua profil pengaturan grafis — satu berfokus pada kualitas visual (image quality), dan satu lagi untuk stabilitas framerate — serta mengukur masing-masing profil sebanyak dua kali di setiap resolusi: kondisi upscaling Off, dan kondisi DLSS 4.5 On. Game ini menyediakan empat preset grafis bawaan (Ultra, High, Medium, dan Low); kami memilih opsi tertinggi (Ultra) dan opsi menengah (Medium). DLSS diatur ke Quality mode, yang mampu mendongkrak performa tanpa mengorbankan ketajaman detail visual, dengan 4x frame interpolation aktif untuk menghasilkan pergerakan aksi yang jauh lebih mulus (smooth).

Dua profil pengaturan yang digunakan sepanjang artikel ini

Profile
Kualitas Visual Grafis
Mode Upscaling
Preset DLSS SR
Frame Interpolation
Ray Tracing
Quality profile
Ultra
NVIDIA DLSS 310.5.2 — Quality
Preset DLSS 4.5 M
4x
High
Performance profile
Sedang
NVIDIA DLSS 310.5.2 — Quality
Preset DLSS 4.5 M
4x
High

Pengaturan dalam game untuk Profil Kualitas artikel ini, persis seperti yang dikonfigurasi. Mengubah opsi penskalaan naik membuat Preset Grafik ditampilkan sebagai Kustom; pengaturan kesetiaan di bawahnya masih nilai preset Ultra.
Pengaturan grafis in-game untuk profil Quality pada artikel ini, persis sesuai konfigurasi pengujian kami. Perlu dicatat bahwa mengubah opsi upscaling akan membuat label Graphics Preset otomatis berubah menjadi Custom, namun seluruh pengaturan kualitas visual (fidelity settings) di bawahnya tetap mempertahankan nilai bawaan dari preset Ultra.

Mengaktifkan DLSS pada game ini menjalankan dua proses yang terpisah. Pertama, Super Resolution merender game pada resolusi internal yang lebih rendah, kemudian melakukan upscale ke resolusi monitor Anda — tahap ini memberikan peningkatan performa rendering yang sesungguhnya. Kedua, frame interpolation — istilah resmi yang digunakan pada menu game ini — menghasilkan tiga frame tambahan pada mode 4x untuk setiap satu frame yang dirender, dan frame tambahan ini sama sekali tidak diproses melalui pipeline rendering tradisional. NVIDIA menjelaskan teknologi DLSS 4.5 Multi Frame Generation sebagai berikut: "DLSS 4.5 dapat menghasilkan lima frame tambahan untuk setiap satu frame yang dirender secara native, hingga mencapai pengganda (multiplier) maksimal 6X" (NVIDIA DLSS 4.5 technical brief, 2026). Pada pengujian ini, kami menggunakan mode 4x.

Oleh karena itu, angka DLSS Off dan DLSS On sebenarnya tidak mengukur parameter yang sama. Saat fitur ini nonaktif (DLSS Off), yang Anda lihat adalah kemampuan rendering murni (raw rendering throughput) dari kartu grafis tersebut. Sebaliknya, saat diaktifkan (DLSS On), angka tersebut mencerminkan refresh rate visual yang diterima oleh mata Anda, di mana tiga perempat (75%) di antaranya merupakan frame hasil generasi AI. Keduanya memberikan data yang berharga, tetapi menghitung rata-rata keduanya secara bersamaan akan menghasilkan kesimpulan yang keliru: satu kolom mengukur throughput rendering murni, sedangkan kolom lainnya mengukur refresh rate tampilan visual.

Pengaturan Ray Tracing dikunci pada level High untuk setiap sesi pengujian. Kami sengaja mempertahankannya di level tersebut pada kelima kartu grafis demi menjaga satu baseline yang konsisten di seluruh data artikel ini. Berbeda dari game yang mewajibkan fitur ini aktif secara sepihak, Ray Tracing di Onimusha: Way of the Sword sepenuhnya dapat disesuaikan — Off, Low, Medium, dan High — dan menurunkannya tentu akan memulihkan performa framerate. Namun, skenario tersebut tidak kami ukur di sini, sehingga artikel ini tidak menyertakan estimasi performa untuk preset Ray Tracing yang lebih rendah.

Game ini juga mendukung AMD FSR 3.1; namun pengujian kami kali ini difokuskan secara eksklusif pada NVIDIA DLSS. Data 1% low dicatat langsung dari layar hasil in-game benchmark. Perlu diperhatikan bahwa input latency tidak diukur dalam pengujian ini, sehingga artikel ini tidak menarik kesimpulan mengenai controller feel saat frame interpolation aktif dimainkan.

Benchmark GPU 1080p Onimusha: Way of the Sword: High Refresh Rate di seluruh Lini RTX 50

Resolusi 1080p pada Preset Ultra

Rata-rata FPS dan alokasi VRAM pada resolusi 1920×1080 preset Ultra, ray tracing High

Kartu Grafis
DLSS Off
(Rata-rata FPS)
DLSS On
(Rata-rata FPS)
DLSS Off
VRAM (GB)
DLSS On
VRAM (GB)
RTX 5080 16G
158.7
373.0
8.4
9.1
RTX 5070 Ti 16G
143.9
331.2
8.5
9.1
RTX 5070 12G
120.8
274.2
8.4
9.0
RTX 5060 Ti 16G
92.5
205.4
8.3
9.0
RTX 5060 8G
83.6
179.4
7.7
7.8

Pada resolusi 1080p, seluruh kartu grafis RTX 50 Series sudah mampu menyajikan performa yang sangat kencang bahkan sebelum menyentuh opsi upscaling apa pun — mulai dari 83,6 FPS pada RTX 5060 hingga 158,7 FPS pada RTX 5080 secara native, dan itu pun sudah dengan Ray Tracing aktif di level High. Saat mode DLSS Quality dengan 4x frame interpolation diaktifkan, kelima GPU langsung melesat di kisaran 179,4 hingga 373,0 FPS, angka yang lebih dari cukup untuk memaksimalkan monitor high refresh rate 144 Hz maupun 165 Hz menggunakan kartu grafis mana pun dalam jajaran lini ini. VRAM sama sekali bukan kendala pada resolusi ini, di mana alokasi pada preset Ultra mentok (peak) di 9,1 GB.

Resolusi 1080p pada Preset Medium

Rata-rata FPS dan alokasi VRAM pada resolusi 1920×1080 preset Medium, ray tracing High

Kartu Grafis
DLSS Off
(Rata-rata FPS)
DLSS On
(Rata-rata FPS)
DLSS Off
VRAM (GB)
DLSS On
VRAM (GB)
RTX 5080 16G
189.7
408.4
7.5
8.2
RTX 5070 Ti 16G
174.2
365.3
7.5
8.2
RTX 5070 12G
149.5
303.4
7.4
8.1
RTX 5060 Ti 16G
116.6
227.7
7.4
8.1
RTX 5060 8G
106.0
204.5
7.1
7.5

Menurunkan pengaturan ke preset Medium memberikan peningkatan performa ekstra sebesar 19,5% hingga 26,9% — RTX 5080 sanggup menembus 189,7 FPS, dan bahkan varian entry-level RTX 5060 dengan mudah melampaui 106,0 FPS secara native. Saat DLSS diaktifkan, rentang framerate melonjak ke kisaran 204,5 hingga 408,4 FPS. Alokasi VRAM juga terpangkas lebih rendah menjadi 7,1–8,2 GB, memberikan ruang sisa yang sangat aman (room to spare) bagi kartu grafis berkapasitas 8GB.

Ketika resolusi layar tidak lagi menjadi beban utama (bottleneck), game ini mempersempit jarak performa (gap) antara kartu entry-level RTX 5060 dan varian flagship RTX 5080: hanya terpaut 1,9× secara native pada 1080p Ultra, dan menyusut menjadi 1,8× pada preset Medium. Artinya, Anda tidak perlu merogoh kocek untuk membeli kartu kelas flagship hanya demi menjalankan game ini dengan sangat mulus di resolusi 1080p.

1080p, preset Ultra, ray tracing Tinggi, upscaling mati — MSI GeForce RTX 5060 8G tingkat pemula rata-rata 83,57 FPS, dan benchmark dalam game menilai performa sebagai Excellent.
1080p, preset Ultra, Ray Tracing High, upscaling Off — varian entry-level MSI GeForce RTX 5060 8G mencatat rata-rata 83,57 FPS, dan tolok ukur in-game benchmark resmi memberikan predikat performa kategori 'Excellent'.

Rata-rata FPS pada 1920×1080 pada preset Ultra dengan ray tracing Tinggi. Batang abu-abu adalah rendering native, batang hijau menambahkan mode DLSS Quality dengan interpolasi frame 4x. Setiap kartu melewati 83,6 FPS sebelum upscaling apa pun, dan DLSS menempatkan kelima kartu antara 179,4 dan 373,0 FPS. Kenaikan +115% hingga +135% adalah yang terkecil dari tiga resolusi — DLSS memberikan hasil terbaik di mana beban native paling berat.
Rata-rata FPS pada resolusi 1920×1080 preset Ultra dengan Ray Tracing High. Bar abu-abu menunjukkan rendering native, sedangkan bar hijau menunjukkan performa dengan mode DLSS Quality dan 4x frame interpolation. Seluruh kartu grafis berhasil melampaui 83,6 FPS sebelum menyentuh upscaling, dan DLSS mendongkrak kelima kartu ke rentang 179,4 hingga 373,0 FPS. Lonjakan performa +115% hingga +135% ini merupakan peningkatan terkecil di antara ketiga resolusi yang diuji — membuktikan bahwa DLSS memberikan dampak paling signifikan pada skenario di mana beban rendering native berada di titik terberatnya.

Benchmark GPU 1440p Onimusha: Way of the Sword: Resolusi Paling Ideal

Resolusi 1440p pada Preset Ultra

Rata-rata FPS dan alokasi VRAM pada 2560×1440 preset Ultra, ray tracing High

Kartu grafis
DLSS Off
(Rata-rata FPS)
DLSS On
(Rata-rata FPS)
DLSS Off
VRAM (GB)
DLSS On
VRAM (GB)
RTX 5080 16G
123.6
325.8
8.7
9.1
RTX 5070 Ti 16G
109.4
286.7
8.8
9.1
RTX 5070 12G
88.6
234.3
8.2
8.9
RTX 5060 Ti 16G
66.1
173.7
8.8
9.1
RTX 5060 8G
58.9
151.4
7.7
7.8

Pada jajaran RTX 50 Series, 1440p merupakan resolusi paling ideal (sweet spot) untuk Onimusha: Way of the Sword. Secara native pada preset Ultra dengan Ray Tracing High, RTX 5080 mencatat rata-rata 123,6 FPS, RTX 5070 Ti 109,4 FPS, RTX 5070 88,6 FPS, dan RTX 5060 Ti 66,1 FPS. Bahkan varian terendah RTX 5060 masih mampu meraih 58,9 FPS — hanya terpaut 1,1 FPS di bawah angka sakral 60 FPS, yang dalam praktiknya tetap terasa sangat lancar dan mulus dimainkan. Begitu mode DLSS Quality dan 4x frame interpolation diaktifkan, kelima GPU langsung tembus melampaui 150 FPS, termasuk RTX 5060 yang melesat di 151,4 FPS.

Resolusi 1440p pada Preset Medium

Rata-rata FPS dan alokasi VRAM pada 2560×1440 preset Medium, ray tracing High.

Kartu grafis
DLSS Off
(Rata-rata FPS)
DLSS On
(Rata-rata FPS)
DLSS Off
VRAM (GB)
DLSS On
VRAM (GB)
RTX 5080 16G
148.8
357.0
7.8
8.2
RTX 5070 Ti 16G
132.7
315.2
7.8
8.2
RTX 5070 12G
108.9
258.4
7.6
8.0
RTX 5060 Ti 16G
82.5
192.1
7.7
8.0
RTX 5060 8G
73.6
171.5
7.0
7.5

Preset Medium memberikan lonjakan performa ekstra sebesar 20,3% hingga 24,9%. Peningkatan ini mengangkat dua kartu yang sebelumnya berada di batas ambang (borderline): RTX 5060 Ti naik ke 82,5 FPS dan RTX 5060 ke 73,6 FPS, sehingga kelima kartu grafis kini bertengger nyaman di atas 60 FPS secara native. Saat DLSS aktif, rentang performa berada di kisaran 171,5 hingga 357,0 FPS.

Konsumsi VRAM terpantau sangat aman pada kedua profil di resolusi 1440p — alokasi tertinggi hanya 9,1 GB pada preset Ultra, dan 8,2 GB pada Medium, di mana kartu RTX 5060 8GB hanya terpakai sebesar 7,0–7,8 GB. Jika Anda menggunakan monitor gaming 1440p 144 Hz atau 165 Hz, kartu grafis RTX 50 Series mana pun dalam lini ini sanggup memenuhinya dengan mudah.

1440p, preset Ultra, ray tracing Tinggi, upscaling mati — MSI GeForce RTX 5070 12G rata-rata 88,56 FPS dengan 61,28 FPS 1% rendah. Inilah mengapa kami memilihnya sebagai kartu 1440p.
1440p, preset Ultra, Ray Tracing High, upscaling Off — MSI GeForce RTX 5070 12G mencatat rata-rata 88,56 FPS dengan stabilitas 1% low di 61,28 FPS. Inilah alasan kuat mengapa kami memilih kartu ini sebagai GPU paling ideal untuk resolusi 1440p.

Rata-rata FPS pada 2560×1440 pada preset Ultra dengan ray tracing Tinggi. Batang abu-abu adalah rendering asli, batang hijau menambahkan mode DLSS Kualitas dengan interpolasi frame 4x. Bahkan kartu terlambat di sini, RTX 5060 8G, rata-rata 58,9 FPS secara asli dan 151,4 FPS dengan DLSS, dan peningkatan DLSS bertahan dalam rentang sempit +157% hingga +165% di seluruh jajaran.
Rata-rata FPS pada resolusi 2560×1440 preset Ultra dengan Ray Tracing High. Bar abu-abu merepresentasikan rendering native, sedangkan bar hijau menunjukkan performa dengan DLSS Quality dan 4x frame interpolation. Bahkan kartu grafis paling lambat di pengujian ini, RTX 5060 8G, mampu meraih 58,9 FPS secara native dan 151,4 FPS dengan DLSS. Lonjakan performa dari DLSS bertahan konsisten dalam rentang yang ketat, yakni +157% hingga +165% di seluruh lini produk.

Benchmark GPU 4K Onimusha: Way of the Sword: Kualitas Visual Maksimal dengan Full Ray Tracing

Resolusi 4K pada Preset Ultra

Rata-rata FPS dan alokasi VRAM pada 3840×2160 preset Ultra, ray tracing High.

Kartu Grafis
DLSS Off
(Rata-rata FPS)
DLSS On
(Rata-rata FPS)
DLSS Off
VRAM (GB)
DLSS On
VRAM (GB)
RTX 5080 16G
74.2
242.2
9.2
10.1
RTX 5070 Ti 16G
64.6
209.8
9.1
10.1
RTX 5070 12G
50.0
166.0
8.9
9.9
RTX 5060 Ti 16G
36.6
121.2
8.9
10.1
RTX 5060 8G
35.0
84.8
7.8
7.8

Pada resolusi 4K preset Ultra dengan Ray Tracing didorong ke level High, hanya dua dari lima kartu grafis yang sanggup menembus 60 FPS murni tanpa bantuan upscaling: RTX 5080 di 74,2 FPS dan RTX 5070 Ti di 64,6 FPS. Varian yang disebut terakhir memang pas-pasan melewati ambang batas tersebut, namun menjadi opsi yang jauh lebih terjangkau di antara dua kartu yang mampu menangani 4K native. RTX 5070 tertinggal sekitar 10 FPS di angka 50,0 FPS secara native, tetapi mampu melesat ke 166,0 FPS saat DLSS diaktifkan. Sementara itu, dua varian kelas RTX 5060 memang tidak dirancang untuk skenario 4K Ultra, hanya mencatat 36,6 dan 35,0 FPS secara native.

Lonjakan performa dari DLSS juga tercatat paling masif pada resolusi 4K ini, di mana empat kartu grafis dengan kapasitas memori memadai seluruhnya membukukan peningkatan antara +225% hingga +232%. Satu-satunya anomali adalah RTX 5060 8G yang hanya meningkat +143% — alokasi VRAM kartu ini terkunci di angka 7,8 GB baik saat DLSS aktif maupun nonaktif, sementara empat kartu lainnya naik ke kisaran 9,9–10,1 GB. Penyebab utamanya adalah batas kapasitas (memory ceiling) VRAM 8GB yang mentok, bukan karena defisit performa komputasi GPU.

Resolusi 4K pada Preset Medium

Rata-rata FPS dan alokasi VRAM pada 3840×2160 preset Medium, ray tracing High.

Kartu Grafis
DLSS Off
(Rata-rata FPS)
DLSS On
(Rata-rata FPS)
DLSS Off
VRAM (GB)
DLSS On
VRAM (GB)
RTX 5080 16G
89.8
265.0
8.3
9.1
RTX 5070 Ti 16G
78.0
230.7
8.3
9.1
RTX 5070 12G
61.2
183.0
7.9
8.6
RTX 5060 Ti 16G
44.6
134.1
8.2
9.1
RTX 5060 8G
40.3
117.8
7.7
7.8

Penurunan ke preset Medium memberikan pemulihan performa yang lebih kecil di 4K dibandingkan pada resolusi yang lebih rendah. Kelima kartu grafis memperoleh kenaikan antara 15,2% hingga 22,5% — cukup konsisten, tetapi belum memadai: RTX 5060 Ti hanya naik dari 36,6 ke 44,6 FPS dan RTX 5060 dari 35,0 ke 40,3 FPS, di mana keduanya masih tertahan di bawah 60 FPS. Di resolusi 4K, menurunkan preset grafis tidak cukup untuk menyelamatkan kartu grafis kelas menengah; menurunkan resolusi layar-lah kuncinya — RTX 5060 yang sama melesat dari 35,0 ke 58,9 FPS saat beralih dari 4K ke 1440p, sebuah lonjakan sebesar 68,5% yang lebih dari tiga kali lipat hasil penurunan preset.

Preset Medium terbukti berhasil meringankan tekanan memori pada kartu 8GB, meskipun: peningkatan performa DLSS pada RTX 5060 melesat dari +143% di Ultra kembali ke +193%, mengembalikannya sejajar dengan kartu lain di lini produk ini.

4K, preset Ultra, ray tracing Tinggi, mode DLSS Kualitas dan interpolasi frame 4x — MSI GeForce RTX 5080 16G rata-rata 242,16 FPS. Perhatikan Skor 20.939, lebih rendah dari 25.856 kartu yang sama yang berjalan secara native.
4K, preset Ultra, Ray Tracing High, mode DLSS Quality dan 4x frame interpolation — MSI GeForce RTX 5080 16G mencatat rata-rata 242,16 FPS. Perhatikan bahwa perolehan skor benchmark in-game (20.939) justru tercatat lebih rendah dibandingkan saat kartu yang sama berjalan secara native (25.856).

Rata-rata FPS pada 3840×2160 pada preset Ultra dengan ray tracing Tinggi. Hanya RTX 5080 pada 74,2 FPS dan RTX 5070 Ti pada 64,6 FPS yang melewati 60 FPS tanpa upscaling. RTX 5060 8G adalah satu-satunya kartu yang mematahkan pola pada batang hijau, pada +143% di mana empat lainnya mendapatkan +225% atau lebih — 8GB-nya penuh sebelum interpolasi frame mendapatkan buffernya.
Rata-rata FPS pada resolusi 3840×2160 preset Ultra dengan Ray Tracing High. Hanya RTX 5080 (74,2 FPS) dan RTX 5070 Ti (64,6 FPS) yang mampu menembus batas 60 FPS tanpa upscaling. RTX 5060 8G menjadi satu-satunya kartu yang mematahkan pola pada batang hijau (+143%, berbanding kartu lain yang meraih +225% ke atas) — kapasitas 8GB-nya sudah terisi penuh bahkan sebelum alokasi buffer untuk frame interpolation terpenuhi.

1% Low dan Konsistensi Frame: Apakah 4x Frame Interpolation Benar-benar Terasa Lebih Mulus?

Ya — bahkan peningkatannya melampaui apa yang tersirat dari angka rata-rata FPS, tetapi dengan satu catatan krusial: hanya berlaku pada kartu grafis dengan kapasitas memori yang memadai. Saat berjalan secara native, kelima GPU mampu mempertahankan rasio 1% low di kisaran 66% hingga 70% dari rata-rata FPS-nya. Begitu mode DLSS Quality bersama 4x frame interpolation diaktifkan, empat kartu grafis melonjak ke kisaran 81,6% hingga 85,6%. Artinya, frame hasil generasi AI tidak hanya sekadar mendongkrak rata-rata FPS, melainkan juga menstabilkan grafik frametime secara nyata.

Rata-rata FPS dan 1% Low pada resolusi 3840×2160 preset Ultra, ray tracing High— data dicatat langsung dari layar hasil in-game benchmark

Kartu Grafis
DLSS Off
Rata-rata.
DLSS Off
1% Low
DLSS On
Rata-rata.
DLSS On
1% Low÷ Rata-rata.
RTX 5080 16G
74.22
49.67
242.16
84.0%
RTX 5070 Ti 16G
64.56
45.33
209.75
81.6%
RTX 5070 12G
49.97
34.64
166.02
85.6%
RTX 5060 Ti 16G
36.55
24.03
121.17
84.6%
RTX 5060 8G
34.96
18.30
84.80
63.8%

RTX 5060 8G adalah pengecualian di kedua kolom pengujian. Secara native di 4K Ultra, rasio 1% low-nya hanya mencapai 52,3% dari rata-rata FPS, sementara empat kartu lainnya stabil di rentang 65,7% hingga 70,2%. Ketika DLSS aktif, rasionya hanya bergeser ke 63,8%, tertinggal jauh di belakang varian 12GB dan 16GB yang melesat di atas 81%. Alokasi VRAM 4K pada kartu ini mentok (capped) di 7,8 GB karena memang kehabisan buffer, dan keterbatasan ruang tersebut secara langsung mengorbankan stabilitas frametime.

Fitur bawaan In-game benchmark ini tidak menghitung frame yang dihasilkan sebagai performa. Selain menampilkan angka framerate, sistem pengujian memberikan score — dan score tersebut menurun drastis saat DLSS diaktifkan. RTX 5080 mencatatkan skor 25.856 secara native di 4K Ultra. Saat mode DLSS Quality dan 4x frame interpolation diaktifkan, rata-rata framerate memang melonjak lebih dari tiga kali lipat, namun skor benchmark-nya justru anjlok ke 20.939 (penurunan sebesar 19,0%). Pada resolusi 1080p Ultra, dampaknya bahkan jauh lebih kontras: skor merosot dari 55.104 menjadi 32.275. Capcom memang belum merilis formula kalkulasinya ke publik, namun arah perhitungannya sangat gamblang: sistem memberikan penalti bobot (discount) terhadap frame hasil upscale maupun interpolasi AI. Dengan kata lain, algoritma penilaian Capcom sendiri secara sadar memisahkan frame hasil rendering murni dari frame hasil generasi AI — persis seperti pemisahan kolom DLSS Off dan DLSS On pada artikel ini.

Hasil penilaian yang ditampilkan game di akhir setiap pengujian mengonfirmasi fenomena serupa. Pada konfigurasi 4K Ultra dengan DLSS aktif, RTX 5060 8G dan RTX 5060 Ti 16G sama-sama diganjar label status "Setting changes recommended" (disarankan mengubah pengaturan), kendati keduanya masing-masing mencatatkan rata-rata 84,80 FPS dan 121,17 FPS. Sementara itu, RTX 5080 pada setelan yang sama hanya mendapatkan predikat "Good" — padahal secara native kartu ini sukses menyabet predikat "Excellent".

Kami tidak mengukur input latency pada pengujian ini. Metrik 1% low berfungsi memetakan konsistensi frametime; sedangkan bagaimana responsivitas kendali saat bermain (input responsiveness / gameplay feel) membutuhkan alat ukur latensi hardware seperti NVIDIA Reflex Analyzer atau LDAT untuk dijawab secara valid. Oleh karena itu, artikel ini secara objektif tidak mengambil posisi spekulatif mengenai kenyamanan respons kendali tersebut.

Konsumsi Daya GPU dan Performa per Watt pada Onimusha: Way of the Sword

Berbeda dari pengujian DLSS pada umumnya, power draw pada game ini justru sedikit meningkat ketika DLSS diaktifkan. Konsumsi daya RTX 5080 naik dari 261,4 W menjadi 297,8 W pada resolusi 1080p Medium — melonjak sebesar 36,4 W. Hal ini terjadi karena frame interpolation membutuhkan beban kerja komputasi ekstra pada Tensor Core, sehingga penurunan beban rendering murni yang berhasil dihemat dari upscaling justru terkompensasi penuh oleh beban komputasi tambahan dari proses generasi frame.

Konsumsi Daya GPU dalam Watt (DLSS Off / DLSS On) pada tiga titik pengujjian

Kartu Grafis
4K Ultra
Off / On
1440p Ultra
Off / On
1080p Medium
Off / On
RTX 5080 16G
330,8 / 331,8 W
307,9 / 311,1 W
261,4 / 297,8 W
RTX 5070 Ti 16G
287,8 / 285,8 W
268,1 / 274,0 W
231,1 / 261,9 W
RTX 5070 12G
230,9 / 233,6 W
215,6 / 228,2 W
196,8 / 214,5 W
RTX 5060 Ti 16G
160,0 / 167,5 W
152,7 / 159,1 W
138,4 / 155,1 W
RTX 5060 8G
146,7 / 152,2 W
137,7 / 144,8 W
127,8 / 138,8 W

Pada resolusi 4K Ultra — di mana GPU sudah bekerja pada titik saturasi penuh — selisih konsumsi daya antara DLSS Off dan On hanya terpaut tipis sekitar 1 W. Namun semakin ringan beban resolusi dan grafisnya, porsi overhead daya dari frame interpolation menjadi semakin dominan terhadap total konsumsi daya kartu. Dari segi efisiensi daya (performance-per-watt), RTX 5060 Ti memimpin pengujian native pada 1440p Ultra dengan rasio 0,43 FPS/W (66,1 FPS ÷ 152,7 W), mengungguli RTX 5080 yang berada di angka 0,40 FPS/W. Kartu grafis kelas menengah terbukti tetap mempertahankan keunggulan efisiensinya; yang mereka korbankan hanyalah batas atas performa murni (performance ceiling).


Apakah VRAM 8GB Cukup untuk Onimusha: Way of the Sword?

Pada resolusi 4K preset Ultra dengan upscaling OffOnimusha: Way of the Sword mengalokasikan sekitar 8,9–9,2 GB VRAM, dan angka ini langsung melonjak ke kisaran 9,9–10,1 GB begitu DLSS diaktifkan. Pola peningkatan alokasi ini berbanding terbalik dengan kebanyakan game modern. Lazimnya, me-render game pada resolusi internal yang lebih rendah melalui upscaling akan menghemat konsumsi VRAM. Namun, fitur 4x frame interpolation membutuhkan buffer memori fisik ekstra untuk menampung frame-frame antrean, sehingga hasil akhirnya justru meningkatkan total alokasi memori. Pada resolusi 1440p, alokasi VRAM puncaknya berada di 9,1 GB, dan pada 1080p juga stabil di angka 9,1 GB.

Alokasi memori tidak sama dengan kebutuhan riil. Angka VRAM pada tabel pengujian menunjukkan kapasitas memori yang dipesan (reserved) oleh game, bukan mencerminkan besaran memori yang secara aktif digunakan setiap saat. Pada GPU dengan headroom besar, game cenderung mencadangkan alokasi di atas kebutuhan riilnya. Sebaliknya, pada GPU yang kapasitasnya sudah mepet, angka alokasi yang tercatat justru berada di bawah kebutuhan ideal game — murni karena ruang memori fisiknya sudah habis tak bersisa.

Mengapa Performa RTX 5060 8G Bekerja Berbeda di Resolusi 4K

Di resolusi 4K Ultra, RTX 5060 8G sudah beroperasi persis di batas fisik kemampuannya. Kartu ini mengalokasikan 7.974 MB saat DLSS Off, dan hanya mampu menambah 58 MB ekstra — mentok di 8.032 MB — saat DLSS On. Fenomena ini terjadi bukan karena kartu ini membutuhkan VRAM lebih sedikit dibanding seri lainnya, melainkan karena setelah dipotong kebutuhan dasar driver dan display desktop, kapasitas 8GB tersebut sudah terkuras habis.

Dampak buruknya langsung terpancar pada efektivitas lonjakan performa DLSS. Pada adegan 4K Ultra yang identik, empat GPU lainnya mencatatkan peningkatan performa konsisten sebesar +225% hingga +232%. Sebaliknya, RTX 5060 hanya mampu meraih peningkatan sebesar +143%. Fitur frame interpolation menuntut alokasi buffer VRAM khusus; ketika kapasitas fisik memori sudah tersaturasi penuh, penalti alokasi tersebut langsung memangkas performa rendering kartu secara signifikan.

Perbandingan antarkartu di kelas yang setara ini membuktikan variabel penyebabnya secara telak: secara native di 4K Ultra, RTX 5060 (35,0 FPS) dan RTX 5060 Ti (36,6 FPS) hanya terpaut selisih tipis 4,4%, menandakan kemampuan komputasi murni keduanya sangat berdekatan. Namun begitu DLSS diaktifkan, jarak performa keduanya meregang drastis hingga 30,0% (84,8 FPS vs 121,2 FPS). Daya komputasi hanya membedakan keduanya sebesar 4,4%; namun keterbatasan kapasitas VRAM membedakan keduanya hingga 30,0%.

1% lows menunjukkan batas yang sama. Secara native di 4K Ultra, 1% low RTX 5060 hanya 52,3% dari rata-ratanya, dibandingkan empat kartu lainnya yang stabil di 65,7% hingga 70,2%. Dengan DLSS aktif, rasionya hanya mentok di 63,8%, sementara keempat GPU lainnya sukses menembus di atas 81%. Kartu grafis yang beroperasi di batas kapasitas VRAM-nya tidak hanya menjadi lambat, melainkan konsistensi frametime-nya juga menjadi timpang dan rentan stuttering.

Kendala bottleneck ini hanya terjadi pada 4K Ultra. Ketika preset diturunkan ke Medium, peningkatan performa RTX 5060 langsung pulih ke angka +193% (kembali ke batas persentase normal). Pada resolusi 1440p dan 1080p, kendala VRAM ini sama sekali tidak ditemukan. Kesimpulannya adalah: VRAM 8GB sudah cukup untuk 1080p dan 1440p, namun tidak memadai untuk 4K Ultra.

Pengaturan 4K Ultra yang sama pada MSI GeForce RTX 5060 8G dengan DLSS aktif — rata-rata 84,80 FPS, tetapi hanya 54,08 FPS 1% rendah, dan putusan game sendiri adalah Perubahan pengaturan direkomendasikan. 8GB adalah batas di sini.
Pengujian 4K Ultra pada MSI GeForce RTX 5060 8G dengan DLSS On — kendati rata-rata FPS menyentuh 84,80 FPS, metrik 1% low-nya tertinggal di 54,08 FPS, dan sistem benchmark bawaan game secara eksplisit memberikan evaluasi status "Setting changes recommended". Kapasitas 8GB terbukti menjadi batas absolut di sini.

Kartu Grafis Apa yang Anda Butuhkan untuk Onimusha: Way of the Sword?

Berdasarkan resolusi: Gamer 4K membutuhkan headroom dari RTX 5080 atau RTX 5070 Ti, hanya dua GPU yang mampu mencapai 60 FPS secara native pada preset Ultra. Pada resolusi 1440p, pilihan paling ideal adalah RTX 5070 12G, dengan 88,6 FPS native pada preset Ultra; selangkah dibawahnya, RTX 5060 Ti 16G juga mampu menembus 66,1 FPS, dengan VRAM 16GB yang menjaminnya aman dari kendala 4K. Pada resolusi 1080p, RTX 5060 8G menjadi opsi best-buy, di mana performa native 83,6 FPS sudah lebih dari cukup.

GPU Terbaik untuk Onimusha: Way of the Sword — RTX 5070 12G

Menimbang seluruh aspek performa, kelengkapan fitur, dan efisiensi biayaMSI GeForce RTX 5070 12G menyajikan titik keseimbangan paling sempurna. GPU ini sanggup menghasilkan 88,6 FPS secara native pada resolusi 1440p preset Ultra dengan ray tracing High — satu-satunya kartu dalam lineup ini dengan headroom nyata pada resolusi sweet-spot tanpa menuntut naik ke anggaran kelas 4K. Saat DLSS Quality dan 4x frame interpolation diaktifkan, performanya melesat hingga 234,3 FPS. Kapasitas VRAM 12GB miliknya juga terbukti tangguh bahkan saat dipaksa menjalankan 4K Ultra (alokasi tercatat 9,9 GB), sehingga terbebas dari kendala leher botol kapasitas fisik yang dialami kartu 8GB.

  • 4K — MSI GeForce RTX 5080 16G: 74,2 FPS native pada Ultra, satu-satunya kartu di pengujian ini dengan headroom 4K yang riil.
  • 4K on a budget — MSI GeForce RTX 5070 Ti 16G: 64,6 FPS native, melampaui batas 60 — titik masuk praktis untuk 4K native.
  • 1440p — MSI GeForce RTX 5070 12G: 88,6 FPS native pada 1440p Ultra, 234,3 FPS dengan DLSS.
  • 1440p &1080p all-rounder — MSI GeForce RTX 5060 Ti 16G: 66,1 FPS pada 1440p Ultra dan 92,5 FPS pada 1080p Ultra, dengan VRAM 16GB yang bebas dari saturasi memori.
  • 1080p high refresh rate — MSI GeForce RTX 5060 8G: 83,6 FPS native pada 1080p Ultra. Tidak direkomendasikan untuk 4K Ultra.

Saran pengaturan: Pengguna RTX 5080 atau 5070 Ti pada resolusi 4K, gunakan preset Ultra dengan ray tracing High — kedua kartu ini mampu mencapai 60 FPS secara native. Pengguna RTX 5070 atau di bawahnya pada resolusi 4K, nyalakan mode DLSS Quality. Pada 1440p, setiap kartu RTX 50 Series dapat melibas preset Ultra. Pada resolusi 1080p, kelima GPU memiliki headroom  melimpah. Jika Anda memiliki RTX 5060 8GB, targetkan resolusi 1080p, atau 1440p pada Medium.

FAQ Performa Onimusha: Way of the Sword

Kartu grafis MSI mana yang terbaik untuk Onimusha: Way of the Sword?

MSI GeForce RTX 5070 12G adalah pilihan all-round terbaik, tercatat 88,6 FPS native pada 1440p preset Ultra dengan ray tracing High dan 234,3 FPS dengan mode DLSS Quality. Untuk 4K native, MSI GeForce RTX 5080 16G memimpin pada 74,2 FPS, dengan MSI GeForce RTX 5070 Ti 16G sebagai titik masuk yang lebih terjangkau pada 64,6 FPS. Sementara itu, MSI GeForce RTX 5060 Ti 16G ideal untuk 1440p dan 1080p di 66,1 dan 92,5 FPS, serta MSI GeForce RTX 5060 8G sangat mumpuni untuk gameplay 1080p high refresh rate pada 83,6 FPS. Kelima angka tersebut adalah performa native dengan ray tracing High.

Bisakah RTX 5060 menjalankan Onimusha: Way of the Sword?

Bisa, namun sangat bergantung pada resolusi yang Anda gunakan. MSI GeForce RTX 5060 8G mencatatkan rata-rata 83,6 FPS secara native pada 1080p preset Ultra (Ray Tracing High), dan 179,4 FPS saat DLSS aktif. Pada 1440p Ultra, kartu ini meraih 58,9 FPS secara native — hanya terpaut 1,1 FPS dari angka 60 FPS, yang dalam praktiknya tetap berjalan sangat mulus. Namun pada 4K Ultra, performanya anjlok ke 35,0 FPS native dan membentur batas kapasitas VRAM 8GB miliknya, sehingga kami tidak menyarankannya untuk 4K Ultra. MSI GeForce RTX 5060 Ti 16G adalah opsi upgrade paling rasional berikutnya untuk meniadakan limitasi memori tersebut.

Apakah VRAM 8GB cukup untuk Onimusha: Way of the Sword?

Untuk resolusi 1080p dan 1440p: ya. Untuk 4K Ultra: tidak. Kartu dengan VRAM besar mengalokasikan 9,9–10,1 GB pada 4K Ultra, sementara kartu 8GB mentok di alokasi 7,8 GB — hal ini memangkas peningkatan performa DLSS-nya menjadi hanya +143%, berbanding terbalik dengan GPU lain yang mampu meraih lonjakan +225% ke atas. Menurunkan setelan grafis ke preset Medium mengembalikan lonjakannya ke +193% dan melenyapkan kendala tersebut. Tiga kartu grafis 16GB dalam pengujian ini — MSI GeForce RTX 5080 16G, RTX 5070 Ti 16G, dan RTX 5060 Ti 16G — tidak pernah menyentuh batas kapasitas memori pada resolusi mana pun yang kami ukur.

Berapa FPS yang diperoleh RTX 5080 pada resolusi 4K?

MSI GeForce RTX 5080 16G menghasilkan 74,2 FPS secara native pada preset Ultra dengan Ray Tracing High, 242,2 FPS dengan mode DLSS Quality dan 4x frame interpolation, serta 265,0 FPS pada preset Medium dengan DLSS. Perlu dicatat bahwa angka FPS saat DLSS aktif mencakup frame hasil generasi AI.

Berapa persen peningkatan performa yang diberikan DLSS 4.5?

Antara +93% hingga +232% pada kelima kartu grafis MSI GeForce RTX 50 yang kami uji, tergantung pada tipe GPU, resolusi layar, dan preset grafis yang digunakan, dengan lonjakan paling masif terjadi di 4K. Namun, angka-angka tersebut mencakup 4x frame interpolation — di mana tiga dari setiap empat frame pada layar merupakan frame hasil generasi AI — sehingga metrik ini lebih merefleksikan smoothness ketimbang throughput rendering murni.

Apa pengaturan grafis terbaik untuk Onimusha: Way of the Sword?

Untuk bermain di 4K menggunakan MSI GeForce RTX 5080 16G atau RTX 5070 Ti 16G, gunakan preset Ultra dengan Ray Tracing High — kedua kartu ini sanggup menembus 60 FPS secara native. Untuk 4K pada RTX 5070 atau di bawahnya, wajib aktifkan mode DLSS Quality. Untuk resolusi 1440p, seluruh kartu grafis MSI GeForce RTX 50 Series dalam pengujian ini sanggup melibas preset Ultra secara langsung. Pada resolusi 1080p, kelima GPU memiliki headroom performa yang sangat melimpah.

Resolusi manakah yang menjadi sweet spot?

1440p. Kelima kartu MSI GeForce RTX 50 yang kami uji sukses mencapai minimal 58,9 FPS secara native pada preset Ultra dengan ray tracing High, dan kelimanya melesat di atas 150 FPS saat DLSS diaktifkan. MSI GeForce RTX 5070 12G adalah pilihan kami pada resolusi ini dengan 88,6 FPS secara native.

Apa spesifikasi sistem PC yang dibutuhkan untuk Onimusha: Way of the Sword?

Game ini mensyaratkan Windows 11 sebagai sistem operasi minimum, wajib diinstal pada penyimpanan SSD, serta menetapkan batas dasar RAM sistem sebesar 16GB. Panduan resmi pada alat benchmark PC Capcom merekomendasikan setidaknya GeForce RTX 4060 Ti 16GB atau Radeon RX 6750 XT 12GB untuk mempertahankan standar 60 FPS di 1080p setelan rata kanan (official PC benchmark tool notes, 2026). Pengujian kami menerapkan Ray Tracing di level High, sehingga beban pengujian kami lebih berat dibanding acuan resmi Capcom. Seluruh kartu grafis MSI GeForce RTX 50 yang diuji di sini berada jauh di atas tingkat rekomendasi Capcom tersebut.

Bagaimana Kami Menguji

Seluruh data pengujian dalam artikel ini dihimpun langsung dari fasilitas laboratorium in-house MSI. Kami memanfaatkan modul benchmark bawaan yang terintegrasi di dalam Onimusha: Way of the Sword menggunakan satu platform pengujian yang identik, hanya menukar kartu grafis di setiap sesi pengujian (run), serta mencatat total 60 konfigurasi data: lima GPU × tiga resolusi × dua preset × kondisi DLSS Off dan On. Metrik rata-rata FPS, 1% low, skor evaluasi (Score), konsumsi daya kartu grafis (Total Board Power), dan alokasi VRAM dicatat langsung dari panel hasil akhir game dan instrumen telemetri PC Info. Pengaturan Ray Tracing dikunci pada level High di seluruh pengujian. Latensi input tidak diukur pada pengujian ini.

Penulis. Evelyn Huang adalah Technical Content Specialist di MSI yang fokus mengulas arsitektur kartu grafis GeForce RTX dan analisis performa PC gaming.

Pembukaan. Kartu grafis, motherboard, cooler, storage, dan power supply yang digunakan dalam tes ini merupakan produk MSI. Seluruh data pengujian dipublikasikan sesuai pengukuran; tidak ada hasil yang dinormalisasi maupun dimanipulasi.

Terakhir diperbarui 8 September 2026.

Berlangganan dengan blog kami

Tetap up to date dengan hardware, tips, dan berita terbaru

Please check the box if you would like to receive our latest news and updates.By clicking here, you consent to the processing of your personal data by [Micro-Star International Co., LTD.] to send you information about [MSI’s products, services and upcoming events]. Please note that you can unsubscribe from the MSI Newsletters here at any time.

Further details of our data processing activities are available in the MSI Privacy Policy