Back

Tutorial MSI Afterburner Part 1: Panduan Overclocking & Panduan Undervolting

Graphics Cards

Tingkatkan performa kartu grafis Anda secara mudah dengan software gratis kami, MSI Afterburner, software overclocking yang paling banyak dipakai. Dengan berbagai fitur seperti graphics card tuning, monitoring, dan penyesuaian lainnya, Anda dapat mengatur GPU Anda untuk pengalaman gaming terbaik. Berhati-hatilah untuk hanya download MSI Afterburner dari msi.com atau guru3d.com, tetap waspada dengan adanya situs download phising yang dapat mencuri data Anda. Untuk memastikan Anda mendownload versi asli, resmi, dan satu-satunya download MSI Afterburner dari website kami atau Guru3D.

MSI Afterburner memberikan berbagai fungsi tambahan. Mampu untuk one-click overclocking, manual overclocking, undervolting, serta on screen dislay, hardware monitoring, custom fan profiles, dan juga video capture. Kami akan menjelaskan berbagai pertanyaan yang sering diajukan, dan mengundang Anda untuk subscribe ke MSI Gaming di YouTube untuk update, berita, dan panduan terbaru.



Tonton Walkthrough Singkat MSI Afterburner

Bab 1. SEBELUM ANDA MULAI

Pastikan Anda memiliki driver terbaru yang telah terinstall pada GPU Anda, dan install versi terbaru dari MSI Afterburner yang tersedia dalam bundle RivaTuner Statistics Server yang perlu Anda install agar monitoring stats dapat berfungsi pada on screen display. Apabila Anda mengalami masalah pada instalasi karena MSI Afterburner sedang berjalan, pada menu Settings, Anda perlu mematikan “Start with Windows”, tekan OK untuk menyimpannya. Restart PC Anda dan lanjutkan instalasi. Sebagai tambahan, Anda perlu memiliki tool benchmarking dan stability testing seperti FurMark agar tetap menyala dan menyesuaikan nilai.

MSI Afterburner guide 01b Troubleshooting- Uncheck Start with Windows

Saat MSI Afterburner telah di install, buka menu Settings dan aktifkan opsi “Start with Windows”, jadi ketika Anda menyalakan PC, MSI Afterburner akan menggunakan pengaturan dan fan profile GPU Anda secara otomatis. Serta, nyalakan “Unlock Voltage Control” dan “Unlock Voltage Monitoring”, dan tergantung dengan produsen GPU Anda, Anda mungkin perlu menyesuaikan menu drop-down. Tekan OK dan pilih Yes untuk menyalakan ulang MSI Afterburner, jadi Anda dapat melihat data voltase di window utama. Apabila Anda baru saja memasang GPU baru, Anda mungkin perlu restart PC agar dapat terbaca.

MSI Afterburner guide 01c Start with windows, Unlock Voltage

Ingatlah untuk mengklik tombol “Apply at Windows Startup” yang terletak di sudut kanan atas window utama. Ini memastikan bahwa profil yang Anda terapkan digunakan pada setiap startup sistem. Perhatikan bahwa ikon Profile lock harus terbuka, atau tombol Apply at Windows Startup akan berwarna abu-abu. Terpenting, hotkey global tidak akan berfungsi saat menu Pengaturan terbuka. Mari kita masuk ke overclocking.

Bab 2a. OC SCANNER: OVERCLOCKING GUIDE

Perlu diingat sebelum Anda mulai, GPU memiliki built-in protection dan akan mengurangi frekuensi clock atau voltase saat mencapai limit. Meskipun proses overclocking tergolong aman, semua resiko dari modifikasi ditanggung oleh Anda sendiri. Simpan semua pekerjaan dan matikan aplikasi lainnya sebelum mulai. Memerlukan waktu 30 menit, terkadang lebih sedikit, dan berfungsi pada hampir semua GPU termasuk kartu grafis non-MSI. Pada window Info, Anda dapat melihat nomor versi MSI Afterburner dan saat scroll ke bawah, GPU yang terpasang dan terintegrasi juga tercantum.

MSI Afterburner guide 02a GPU info

Setelah Anda mengonfirmasi bahwa “Unlock Voltage Control” dan “Unlock Voltage Monitoring” pada tab Settings/General telah dinyalakan, Anda dapat melihat performa GPU secara umum dengan menyalakan benchmark, dan menuliskan framerate benchmark, dan membandingkan empat nilai utama yaitu GPU Clock, Memory Clock, Voltase dan Suhu pada MSI Afterburner. Versi terbaru meliputi OC Scanner untuk one-click overclocking, jadi kami akan membicarakan tentang hal tersebut, cara untuk overclock secara manual, dan troubleshooting. MSI Afterburner dapat bekerja pada GPU laptop, tetapi tidak meningkat secara signifikan serta harus selalu memonitor suhu CPU dan GPU dengan cermat.

MSI Afterburner guide 02b Power, Core max, Apply

Pertama, geser slider limit power dan suhu dan core voltage mentok ke kanan hingga maksimal, dan klik Apply. Klik tombol Curve Editor atau dengan Ctrl+F, dan kami akan membicarakan interface ini dengan menyeluruh pada bagian Undervolting. Pada pojok kanan atas, temukan dan klik OC Scanner, atau apabila Anda pada window utama, Anda dapat memilih ikon glass dengan tulisan “OC”. Artikel ini ditulis menggunakan skin Mystic default tetapi hampir semua skin memiliki fitur OC button.

MSI Afterburner guide 02d OC Scanner, Skin selection

Kami akan menekan Scan untuk memulai proses one-click overclocking. Operasi ini memerlukan sekitar 30 menit. Saat selesai pada window utama, Curve akan muncul pada Core Clock value, dan Memory Clock dapat memiliki conservative value awal sebesar 200 MHz. Selanjutnya Anda dapat Fine-tuning setelah mendapatkan curve yang diinginkan.

MSI Afterburner guide 02g Main window says Curve, Mem+200

Karena membutuhkan setengah jam untuk mendapatkan custom curve, simpan curve baru Anda ke berbagai profil dengan klik ikon Floppy, dan klik nomor profil untuk save. Klik tombol checkmark pada bagian bawah tengah untuk menerapkan overclock. Pilih window utama, tombol keyboard 1 sampai 5 melalui profil yang sudah disimpan, dan Ctrl+1 hingga Ctrl+5 akan menghapus profile tersebut, jadi berhati-hatilah. Apabila Anda ingin restore GPU ke pengaturan default saat testing, cukup klik ikon circular arrow atau gunakan shortcut Ctrl + D, yang secara otomatis berlaku, dan menjaga profil Anda tersimpan tetap utuh.

Cek stabilitas overclock dengan software benchmarking, menggunakan Unigine Heaven, atau FurMark. Nyalakan benchmark selama 10 menit sambil mencari adanya glitch, flickering, blackout, atau crash. Apabila ada masalah, pertimbangkan untuk mengubah curve, menyimpan penyesuaian, dan tes ulang. Ketika sudah siap, nyalakan game favorit Anda untuk di-tes.

Bab 2b. PANDUAN OVERCLOCKING MANUAL, FAQ

Walaupun OC Scanner direkomendasikan, mungkin Anda ingin mencoba overclocking secara manual. Pertama, coba sesuaikan prosesor, dan ketika sudah selesai, sesuaikan memori. Mulai dari menarik slider power dan temp limits ke maksimal pada window utama, lalu klik tombol Apply. Coba tambahkan kecepatan Core Clock sebanyak 20 hingga 30 MHz pada tiap step nya, klik tombol Apply, dan tes.

 MSI Afterburner guide 02i Core 30Mhz increments, test

Klik tombol save dan profil akan tersimpan. Mencari pengaturan overclocking untuk chip GPU Anda akan memberikan Anda target yang memungkinkan, perlu diingat bahwa hasil akan bervariasi tergantung silicon lottery.

Setelah Anda menemukan overclock yang stabil, sesuaikan kecepatan memory clock, coba tingkatkan 50-100 MHz tiap stepnya. Nyalakan benchmark untuk cek stabilitas. Apabila Anda melihat adanya glitch, kurangi memory clock sebanyak 10 MHz hingga stabil. Simpan pada profil, nyalakan benchmark 10 menit, dan jika sudah stabil, coba bermain game. Pertimbangkan untuk sedikit mengurangi overclock core dan memori untuk stabilitas jangka panjang yang lebih baik.

MSI Afterburner guide 02j Mem 50Mhz increments, test

Perlu diingat bahwa peningkatan overclocking memerlukan daya yang lebih tinggi dari power supply Anda. Anda perlu menggunakan kabel terpisah dari power supply Anda ke setiap konektor pada GPU Anda, sehingga Anda tidak dapat terhubung dengan yang pertama dan juga menggunakan pigtail. Ini karena lonjakan daya sementara dapat memicu perlindungan berlebih pada PSU Anda, dan seiring waktu, mematikan PC Anda saat terjadi lonjakan daya. Karena GPU menggunakan lebih banyak daya, GPU menghasilkan lebih banyak panas, jadi Anda perlu menyesuaikan curve kipas Anda, periksa bagian di bawah ini untuk instruksi lebih lanjut.

Troubleshooting: Jarang sekali Anda akan menemukan blue screen atau freeze, dan Anda perlu restart komputer Anda. Untungnya, Anda telah menyimpan percobaan terakhir yang sukses. Apabila layar Anda hitam dan tidak responsif untuk beberapa menit, tekan tombol power pada PC Anda selama lebih dari 4 detik untuk force shutdown. Atau matikan PSU, tunggu 10 detik, dan nyalakan power supply lalu tekan tombol power pada PC Anda.

MSI Afterburner guide 02l Hard power off

MSI Afterburner guide 02m Turn off PSU

MSI Afterburner guide 02n CMOS jumper reset

Solusi terakhir yaitu clear CMOS. Matikan power supply Anda atau cabut kabel power. Temukan jumper CMOS pada motherboard Anda, dan gunakan obeng atau pinset untuk bridge pin jumper CMOS selama lebih dari 10 detik. Pada motherboard high-end, Mungkin terdapat tombol Clear CMOS dan dapat ditekan. Kemudian sambungkan kembali atau nyalakan power supply Anda, dan mulai ulang PC Anda

Bab 3a. PANDUAN UNDERVOLTING: CURVE EDITOR

Dengan melakukan undervolting pada GPU Anda makan Anda akan memerlukan konsumsi daya yang lebih rendah, panas yang berkurang, suara kipas yang semakin pelan, dan mungkin beberapa FPS tambahan. Dengan mengurangi konsumsi daya, GPU akan mendapatkan sedikit headroom lebih untuk performa tambahan. Menggunakan daya yang lebih sedikit juga berarti mengurangi panas, jadi chip dapat memiliki performa yang sedikit lebih baik. Undervolting tentu aman, tetapi resiko Anda tanggung sendiri.

Memungkinkan untuk melakukan undervolting dengan OC Scanner, Anda perlu jalankan OC Scanner terlebih dahulu dan simpan ke beberapa profil. Undervolting memiliki lebih banyak kelebihan yang signifikan pada GPU high-end, walaupun monitoring dan tweaking undervolt secara agresif dapat agak merepotkan. Berkat video undervolting dari Tech Illiterate dan khususnya Tech Yes City yang cukup membantu dalam bagian ini.

Untuk memulai undervolting, pada bagian kiri window MSI Afterburner utama, klik ikon monitor heartbeat atau tekan Ctrl+M. Dengan window atas Anda dapat lihat suhu GPU secara real-time dan grafik voltase, walaupun Anda mungkin perlu memilih atau mengatur ulang entry seperti yang dijelaskan pada bagian Hardware Monitoring.

MSI Afterburner guide 03b Benchmark game first to note FPS

Nyalakan benchmark dari game favorit Anda atau mainkan dan catat framerate untuk dibandingkan nantinya. Selanjutnya nyalakan Furmark selama sekitar 5 menit dan catat FPS, lalu di MSI Afterburner, bandingkan empat nilai utama yaitu CPU Clock, Memory Clock, Voltase dan Suhu. Tetap nyalakan benchmark beserta dengan MSI Afterburner saat Anda melakukan tes, untuk melihat efek dari perubahannya secara real-time. Anda juga dapat menggunakan utility seperti HWinfo untuk cek ulang suhu GPU dan voltase.

MSI Afterburner guide 03d Set Power+CoreV to default after OC Scanner apply

Setelah OC Scanner menggunakan Curve Anda, sesuaikan Power Limit% kembali ke 100, dan Core Voltage% kembali ke 0, dan klik Apply. Buka curve editor Voltase dengan memilih tombol Curve Editor atau menekan Ctrl+F. Tarik pada sudut untuk memperbesar window, sehingga lebih mudah untuk mengambil poin dan melakukan penyesuaian. Cari pengaturan undervolting untuk GPU Anda untuk mendapatkan gambaran tentang target dan lihat apakah Anda bisa mendapatkan hasil yang serupa.

Dengan OC Scanner memberikan custom voltage curve Anda, tekan ALT+tarik curve ke bawah sesuai dengan jumlah pencarian kita. Gunakan Ctrl+tarik ujung bawah dari curve keatas, jadi pada power state yang rendah tidak terlalu undervolt. Selanjutnya, pilih poin milivolt yang Anda temukan, biasanya sekitar 950 milivolt, dan tarik keatas.

MSI Afterburner guide 03e Hold Alt drag down curve

MSI Afterburner guide 03f Hold Ctrl drag up bottom end

MSI Afterburner guide 03g Pull up 950mV point

Tahan Shift, dan seret sedikit ke kiri titik di ruang kosong di atas atau di bawah, sepenuhnya ke kanan. Tekan Shift + Enter dua kali dan garis akan rata. Tekan Apply, dan simpan ini ke profil. Garis putus-putus mewakili posisi GPU saat ini pada curve.

MSI Afterburner guide 03i 2x Shift+Enter flattens the line

Nyalakan benchmark untuk tes stabilitas, mencari frame stutter, artefak atau perubahan dalam low 1%. Langkah kita selanjutnya adalah menyesuaikan kecepatan Memory Clock sebanyak 50-100 MHz tiap stepnya. Simpan percobaan yang berhasil pada profil.

- Method 2: Undervolting dengan Power Limit Slider -

Alternatif dari membatasi daya Curve adalah menggunakan slider utama Power Limit%, namun metode Curve sepertinya memberikan hasil yang sedikit lebih baik. Pada window utama MSI Afterburner, mulai dengan Power Limit dan Core Voltage pada posisi default dan apply. Lalu sesuaikan Power Limit slider, coba value 70% melalui 90%, pada increment 5%, tekan Apply dan test. Temukan keseimbangan antara FPS dan Power usage, bisa Anda lihat melalui Hardware Monitoring atau dengan OSD. Entry untuk Settings / Monitoring seperti ini dapat dinamakan “Power.” Simpan pada profil. Anda baru saja melakukan undervolt.

MSI Afterburner guide 03l Method 2 Power Limit slider

Pastikan tombol “Apply at Windows Startup” sudah menyala sehingga pengaturan ini terpasang secara otomatis tiap kali Anda menyalakan PC. Nyalakan benchmark selama 10 menit, dan apabila sudah stabil, cobalah bermain game. Setelah Anda menemukan pengaturan maksimal, pertimbangkan untuk memberikan daya tambahan agar stabil dalam jangka panjang.

Bagaimana cara Anda tahu bahwa sudah stabil? Artefak dapat terlihat tetapi frame stutter sangat mudah terlihat, serta lebih rendah atau lebih rendah 1% persen pada low. Benchmark atau game mungkin crash, atau PC Anda mungkin crash, Anda dapat mencoba penyesuaian dalam 50 atau 30 milivolt step.

GPU tertentu, seperti 4090, mungkin dikunci dengan firmware ke nilai yang lebih rendah dari grafik, jadi mungkin perlu sedikit penurunan untuk melihat hasil apa pun. Lakukan benchmark 10 menit diikuti dengan game pilihan Anda untuk memeriksa stabilitas undervolt. Bermain game dengan Ray-Tracing, DLSS atau FSR, opsi tersebut dapat mengkonsumsi lebih banyak daya, jadi ingatlah itu.

Bab 3b. TIPS UNDERVOLTING, Q&A

Beberapa tips tambahan untuk menyesuaikan curve dan point pada Curve editor.

Menyesuaikan Curve:
  • Menekan Alt sambil menarik secara vertikal akan memindahkan seluruh garis yang disesuaikan
  • Menekan Shift sambil ditarik menggunakan pengaturan default atau curve pada profile yang telah di save
  • Menekan Ctrl+menarik menyesuaikan bagian atas atau bawah curve pada sisi grafik tersebut

Menyesuaikan Point:
  • Double-click untuk mengosongkan area tertentu pada grafik.
  • Apabila grafik tidak lurus setelah Shift+Enter dua kali, double click untuk mengosongkan area tertentu, dan tekan lebih jauh melewati dot dan coba lagi. Atau klik poin yang berbeda lalu klik kembali pada point untuk disesuaikan.
  • Memilih poin dan menekan Enter memungkinkan Anda untuk input nilai voltase.
  • Panah atas dan bawah menambah/mengurangi poin yang dipilih sebanyak 1
  • Ctrl+panah atas atau bawah menambah/mengurangi poin yang dipilih sebanyak 10

MSI Afterburner guide 03n Ctrl+up down moves by point by 10

Menekan tombol L pada editor akan mengunci voltase GPU dan frekuensi Anda ke dot tersebut setelah Anda tekan Apply. GPU Anda akan tetap berada pada value tersebut, dan tidak akan berpindah lebih tinggi atau rendah atau mode save power. Perlu dicatat bahwa posisi dot pada grafis tidak akan terkunci. Ini mungkin dapat berguna untuk testing, tapi ingat untuk membuka kunci dengan menekan tombol L dan pilih Apply ketika sudah selesai. Selagi Anda menyimpan beberapa profil, Anda perlu menunggu 30 menit untuk sesi OC Scanner selanjutnya, apabila Anda mereset (Ctrl+D) kartu grafis ke pengaturan default.

MSI Afterburner guide 03p GPU is now locked at max

Kenapa tidak semua GPU berada dalam pengaturan undervolt secara default? Produsen memilih pengaturan yang stabil yang dapat menyalakan semua GPU pada tingkatan tertentu, bahkan GPU yang dibuat secara identik dapat memiliki toleransi voltase yang sedikit berbeda. Dengan undervolting Anda dapat melihat fps yang lebih sedikit, 1% persen low yang lebih besar dan banyak, atau screen tearing dan ketidakstabilan, namun Anda dapat reset untuk memperbaiki semua perubahannya.

Pada artikel selanjutnya, kami akan membahas tentang menyalakan dan mengatur OSD, buka Hardware Monitoring, menyesuaikan kecepatan kipas dengan profil Custom Fan, dan fitur Video Capture

Klik untuk mempelajari Fitur-fitur MSI Afterburner seperti on screen display, hardware monitoring, custom fan profile dan video capture

Tonton Panduan Overclocking & Undervolting MSI Afterburner:

Berlangganan dengan blog kami

Tetap up to date dengan hardware, tips, dan berita terbaru

Please check the box if you would like to receive our latest news and updates.By clicking here, you consent to the processing of your personal data by [Micro-Star International Co., LTD.] to send you information about [MSI’s products, services and upcoming events]. Please note that you can unsubscribe from the MSI Newsletters here at any time.

Further details of our data processing activities are available in the MSI Privacy Policy